Pemerintah Singapura Sudah Menaiki Level Oranye untuk Virus Korona

Pada beberapa hari yang lalu, penduduk Singapura sempat dibuat khawatir sesudah pemerintah menaiki tingkat waspada virus korona dari kuning menjadi oranye.

Setengah dari penduduk Singapura terlihat memadati swalayan untuk membeli kebutuhan sehari-hari dikarenakan akan terjadi situasi yang belum bisa dipastikan untuk ke depannya.

Sampai kini, virus korona di Singapura semakin bertambah menjadi 45 orang, yang merupakan salah satunya penduduk asal Indonesia. Sampai saat ini, tujuh orang dikatakan sembuh sementara untuk beberapa orang di kabari dalam kondisi yang sedang tidak sadarkan diri.

Seorang penduduk asal Singapura, Nur Hafiza, mengatakan jika setengah dari warga memang sudah mulai menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan sejak pemerintah menyatakan level waspada korona saat jumat pekan lalu.

ia juga mengatakan sempat merasa kesulitan untuk membeli beberapa kebutuhan pokok di swalayan pada saat pekan lalu karena di sebab terlalu banyak orang yang membeli perlengkapan untuk dijadikan stok rumah mereka.

Nur menyatakan jika sejak itu maka sejumlah swalayan dan toko-toko mulai memberi batasan untuk jumlah barang yang akan dibeli satu individu, yang terutama dari makanan pokok seperti beras dan mi instan.

Selain aktivitas kantoran, sekolah dan juga universitas di Singapura juga diberhentikan semua aktivitas kelompok untuk sementara waktu sampai keadaan aman.

Tampak panik padatnya yang sedang terjadi pada sebagian warga Singapura dikarenakan masih belum memahami apa yang bisa terpengaruh dan efek apa dari virus korona tersebut.

Virus korona di prediksi mulai menyebar dari Desember pada tahun lalu di pasar yang banyaknya pedagang menjual hewan liar pada wilayah Ibu Kota Provinsi Hubei, Wuhan, China sebelum kemudian menyebar ke negeri seberang dan sampai lintas negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *